My Sharing Corner

Sebuah Coretan

Tugas Mata Kuliah Jaringan Manajemen Telekomunikasi (b)

Soal A
1. Manajemen Jaringan vs Jaringan Manajemen Telekomunikasi (TMN)
a. Jelaskan perbedaan antara jaringan manajemen dan jaringan menajemen telkomunikasi!
b. Jelaskan perbedadan antara manajemen jaringan secara konvensional dan manajemen jaringan secara modern?
c. Sebutkan dan jelaskan 5 peran TMN terhadap manajemen jaringan telekomunikasi!

2.

a. Jelaskan tujuan meningkatkan kualitas layanan jaringan telekomunikasi!
b. Jelaskan 2 metode/ cara meningkatkan kualitas layanan jaringan!
c. Jelaskan keuntungan dan kerugian menigkatkan kualitas layanan jaringan telekomunikasi!

Soal B
Jelaskan latar belakang, tujuan, cara kerja dan kendala-kendala dari ide yang anda berikan pada tugas ide-1 (aplikasi TMN) dan ide-2(web-base)!

Jawaban :
Soal A
1. Manajemen Jaringan vs Jaringan Manajemen Telekomunikasi (TMN)

a. Perbedaan antara jaringan manajemen dan jaringan menajemen telkomunikasi

  • Manajemen Jaringan : Kumpulan dari fungsi operation, maintenance, dan provisioning untuk menyediakan, memonitor dan mengontrol jaringan dan servis yang ada.
  • Jaringan Manajemen Telekomunikasi (TMN) : Sebuah fungsi pengawasan terhadap unjuk kerja jaringan dan pengambilan tindakan untuk mengendalikan aliran trafik agar diperoleh kapasitas jaringan dengan pengoperasian yang maksimum pada berbagai situasi.

b. Perbedadan antara manajemen jaringan secara konvensional dan manajemen jaringan secara modern

  • Konvensional : nama lain dari manajemen trafik dimana manajemen jaringan hanya berurusan dengan me-manajemen-i masalah trafik, yaitu berhubungan dengan masalah kemacetan (kongesti), beban lebih (overload) atau proses routing.
  • Modern : selain masalah trafik, manajemen jaringan juga meliputi proses pemeliharaan, perencanaan, administrasi dan pengembangan jaringan telekomunikasi.

c. Lima peran TMN :

  • Operations : coordinates actions between administration, maintenance, and provisioning
  • Administration : designing the network, processing orders, assigning addresses, tracking usage, and accounting
  • Maintenance : diagnose and repair things which do not work as planned
  • Provisioning : installing equipment, setting parameters, verifying that the service is operational, updating, and de-installation
  • Management : how to manage the network

2
a. Tujuan peningkatan QoS :

  • Teknis ( maintenance lebih mudah dll )
  • Bisnis ( kualitas bagusèuser tambah dll )

b. 2 metode meningkatkan kualitas layanan jaringan :

  • Expanded Network Oriented ( memperluas jaringan yg ada, ex: bangun bts lg)
  • Management Oriented ( memanajemen jaringan yg sudah ad, ex: ganti perangkat yg lebih canggih UTP ke Optik)

c. Keuntungan dan kerugian menigkatkan kualitas layanan jaringan telekomunikasi
Keuntungan : QoS meningkat maka jumlah pelanggan meningkat sehingga keuntungan operator meningkat
Kerugian : jumlah pelanggan meningkat maka kapasitas jaringan menjadi tidak memadai sehingga permintaan tidak terpenuhi dan QoS menurun

Soal B

Ide 1 ( Aplikasi TMN )

PC Router ( di install Mikrotik RouterOS ) akan dihubungkan ke ISP dan switch. Dari switch, akan dipecah menuju akses point dan beberapa server ( VoIP Server, Game Server, File Server). Konfigurasi jaringan ini juga diterapkan pada RT RW Net.

Alasan menggunakan Mikrotik RouterOS

  • Router Mikrotik menyediakan banyak funsi memanajemen jaringan ( mengatur bandwidth, firewall, proxy dsb)
  • Router Mikrotik bisa diakses dari jaringan yang berbeda dan juga via web. Jadi kita sebagai admin bisa memonitoring dan mengatur jaringan dari luar. Selain itu orang lain (Guest) juga bisa mengakses Router Mikrotik ini (fitur terbatas untuk Guest)


Ide 2 ( Web Base Management )

Penggunaan software LabVIEW ( Laboratory Virtual Instrumentation Engineering Workbench ) untuk mengontrol peralatan ( Network Analyzer, Osiloskop, Motor Listrik dll ) yang ada di Laboratorium.

KETERANGAN :
LabVIEW merupakan software pemrograman berbasis “G” language. Lab VIEW umumnya digunakan untuk akuisisi data, control instrument dan automasi pada industri. LabVIEW diinstall pada komputer server. Setelah itu kita buat simulator untuk peralatan tertentu misalkan osiloskop. Setelah simulator dibuat dan osiloskop terhubung ke komputer, integrsikan LabVIEW dengan apache sehingga simulator osiloskop dapat di upload ke webserver. Setelah itu oranglain akan bias melakukan simulasi dengan osiloskop melalui web secara langsung, artinya ketika user merubah setting osiloskop dari simulator di web, maka setting pada osiloskop di lab yang terhubung dengan LabVIEW juga akan berubah sesuai dengan setting user.

April 10, 2009 - Posted by | Tugas Selama Kuliah | ,

2 Comments »

  1. Opo iki????? jaawaban UTS tah????

    Comment by LuXsmaN | April 10, 2009 | Reply

  2. ……keren……

    Comment by frengki | December 12, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: