My Sharing Corner

Sebuah Coretan

Voice over Internet Protocol ( VoIP )

Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Jaringan IP sendiri adalah merupakan jaringan komunikasi data yang berbasis packet-switch, jadi dalam bertelepon menggunakan jaringan IP atau Internet.

Dalam paket VoIP ini terdapat format paket, yaitu tiap paket VoIP terdiri atas dua bagian, yaitu Header dan payload (beban). Header terdiri atas IP Header, Real-time Transport Protocol (RTP) Header, User Datagram Protocol (UDP) Header, dan link Header.

IP Header bertugas menyimpan informasi routing untuk mengirimkan paket-paket tersebut ke tujuan. Pada tiap Header IP disertakan tipe layanan atau Type of Service (ToS) yang memungkinkan paket tertentu seperti paket suara, diperlakukan berbeda dengan paket yang non real time.

UDP Header memiliki ciri tertentu yaitu tidak menjamin paket sampai tujuan sehingga UDP cocok digunakan pada aplikasi voice real time yang sangat peka terhadap delay dan latency.

RTP Header adalah Header yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan framing dan segmentasi data realtime. Seperti UDP, RTP juga tidak mendukung realibilitas paket untuk sampai di tujuan. RTP menggunakan protokol kendali yang disebut RTCP (Real-time Transport Control Protocol) yang mengendalikan QoS dan sinkronisasi media stream yang berbeda.

image020

Gambar Format Paket VoIP

Untuk link Header, besarnya sangat tergantung pada media yang digunakan. Tabel berikut menunjukkan perbedaan ukuran Header untuk media yang berbeda dengan metode kompresi G.729.

image022

Tabel Ukuran Header media

Di Indonesia, dasar hukum VoIP diatur dalam KM 21 Tahun 2001 Tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi.

“ Penyelenggaraan jasa internet teleponi untuk keperluan publik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 ayat (1) huruf d, merupakan penyelenggaraan internet teleponi yang bersifat komersial, dihubungkan ke jaringan telekomunikasi “

Pasal 46 dari KM 21 Tahun 2001 pada dasarnya hanya menjelaskan berbagai layanan multimedia, VoIP atau dalam bahasa hukumnya Internet Telepon merupakan salah satu dari jenis layanan multimedia di atas Internet.

Secara sederhana, sebetulnya yang diatur oleh pemerintah dan memerlukan ijin penyelenggaraan dari menteri hanyalah :

  • Penyelenggaraan layanan Internet Telepon untuk keperluan publik
  • Yang sifatnya komersial
  • Yang disambungkan ke jaringan telekomunikasi (PT. Telkom)

Dari penjelasan legalitas di atas secara garis besar beberapa teknologi VoIP yang legal tanpa perlu ijin ada beberapa buah, yaitu:

  • Menggunakan PC yang tersambung ke Internet melalui ISP (bisa melalui telepon biasa) adalah sah untuk melakukan VoIP ke luar negeri (mem-bypass SLI) tanpa perlu meminta ijin kepada POSTEL.

image023

  • Dengan menyambungkan semua PC di Local Area Network (LAN) dan menyambungkannya ke Internet, memungkinkan semua PC di LAN tersebut untuk melakukan VoIP melalui Internet. Dalam konfigurasi ini VoIP legal digunakan & tanpa perlu ijin / lisensi ke POSTEL. Konfigurasi ini adalah konfigurasi yang umumnya ada di perkantoran, di kampus, maupun di Warung Internet. Artinya adalah legal tanpa perlu ijin bagi WARNET, Kantor & Kampus untuk menyelenggarakan VoIP dengan konfigurasi LAN di bawah.

image025

Protokol VoIP

> H.323

H.323 adalah set standard bagi ITU-T yang mendefinisikan satu set protokol unntuk menyediakan komunikasi audio dan visual melalui rangkaian komputer. H323 adalah protokkol yang agak lama dan kini digantikan dengan SIP. H.323 merupakan suite yang mengkoordinasikan berbagai protokol baik yang didefinisika ITU-T maupun oleh IETF seperti yang dipaparkan berikut ini.

image033

Gambar Susunan Protokol

Sinyal audio dikodekan dalam salah satu dari paket G.7XX (misalnya G.711), dan sinyal video dikodekan dalam H.26X (misalnya H.261). Sebagai data paket real-time, keduanya dibawa dalam paket RTP di atas UDP di atas IP. RTCP mengendalikan alur paket RTP. Pengendalian panggilan, dalam bentuk pembukaan sebuah percakapan baru, penutupan percakapan, dan sebagainya, didefinisikan dalam Q.931 dan H.245 yang dalam jaringan IP disalurkan terpisah dengan transport TCP. GK masih berperan untuk panggilan yang masuk atau keluar sebuah LAN.

> Session Initiation Protocol (SIP)

Session Initiation Protocol (SIP) merupakan standar protokol multimedia yang dikeluarkan oleh group yang tergabung dalam Multiparty Multimedia Session Control (MMUSIC) yang berada dalam organisasi Internet Engeneering Tsk Force (IETF) yang didokumentasikan ke dalam dokumen Request For Command (RFC) 2543 pada bulan maret 1999. SIP merupakan protokol yang berada pada layer aplikasi yang mendefinisikan proses awal, pengubahan dan pengakhiran (pemutusan) suatu sesi komunikasi multimedia. Sesi komunikasi ini termasuk hubungan multimedia, distance learning, dan aplikasi lainya.

SIP dapat dikatakan berkarakteristik client-server; ini berarti dikirimkan ke server. Kemudian, server mengolah request dan memberikan tanggapan terhadap request tersebut ke client. Request dan tanggapan terhadap request disebut transaksi SIP. SIP juga disebut protokol yang text-based (berbasis teks).

Protokol SIP didukung oleh beberapa protokol antara lain RSVP untuk melakukan pemesanan pada jaringan, RTP dan RTCP untuk mentransmisikan media dan mengetahui kualitas layanan, serta SDP (Session Description Protocol) untuk mendeskripsikan sisi media. Secara default, SIP menggunakan protokol UDP tetapi pada beberapa kasus dapat juga mengguanakan TCP sebagai protokol transport.

image0341

Gambar Arsitektur Protokol SIP

> User Datagram Protocol (UDP)

UDP merupakan salah satu protocol utama diatas IP, yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. UDP digunakan pada VoIP pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus dan lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknologi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.

> Real Time Protocol (RTP)

Protokol RTP menyediakan transfer media secara real-time pada jaringan paket. Protokol RTP menggunakan protokol UDP dan Header RTP mengandung informasi kode bit yang spesifik pada tiap paket yang dikirimkan; hal ini membantu peneriman untuk melakukan antisipasi jika terjadi paket hilang.

>Real Time Control Protocol (RTCP)

Protokol RTCP merupakan protokol yang mengendalikan transfer media. Protokol ini bekerja sama dengan protokol RTP. Dalam satu sesi komunikasi, protokol RTP mengirimkan paket RTCP secara periodik untuk memperoleh informasi transfer media dalam memperbaiki kualitas layanan.

>Session Description Protocol (SDP)

Protokol SDP merupakan protokol yang mendeskripsikan media dalam suatu komunikasi. Tujuan protokol SDP adalah untuk memberikan informasi aliran media dalam satu sesi komunikasi agar penerima yang menerima informasi tersebut dapat berkomunikasi.

Komponen VoIP

Komponen penyusun dari sistem VoIP yang menggunakan protokol signalling ini dibagi menjadi tiga bagian besar, yaitu VoIP server, Internet telephone gateway (ITG), dan VoIP client. Berikut ini akan dibahas masing-masing komponen pembangun VoIP tersebut.

>VoIP Server

VoIP server merupakan hardware yang berfungsi sebagai switching center terhadap semua panggilan yang berasal dari user VoIP yang telah terdaftar di server tersebut. Sistem swiching yang terjadi disini dikenal dengan teknologi softswitch. VoIP server dapat berupa perangkat yang memang hanya berfungsi sebagai VoIP server seperti buatan Juniper, Cisco, Linksys dsb, atau dapat juga berupa komputer yang telah terinstall software atau aplikasi VoIP server seperti asterisk, trixbox, axon, dan lain-lain.

Dalam VoIP Server ini kita dapat membuat suatu account untuk user, sambungan ke VoIP server lain, ke PSTN, jaringan selluler dan konfigurasi – konfigurasi lainnya. Selain itu juga dapat dilakukan monitoring terhadap seluruh aktifitas telepon, atau juga dapat dipasang suatu billing VoIP.

>Internet Telephone Gateway (ITG)

ITG merupakan perangkat yang berfungsi menghubungkan sistem telepon analog (PABX /PSTN) dengan sistem digital seperti VoIP. Dalam perangkat ini terdapat dua jenis port yaitu port Foreign eXchange Office (FXO) dan Foreign eXchange Subscriber (FXS) yang dapat dihubungkan ke system telepon analog.

FXO merupakan port yang menerima sambungan dari sistem analog (PSTN line atau EXT line dari PABX). Jadi pada port ini tidak ada sumber tegangan atau tidak terdapat aliran arus. Sedangkan FXS merupakan port yang memiliki sumber tegangan atau terdapat aliran arus di dalamnya. Port ini biasanya langsung terhubung ke pesawat telepon atau masuk ke COLine PABX analog.

>VoIP Client

Perangkat yang ada disisi client sangat bervariasi, diantaranya adalah Analog Telephone Adapter (ATA), IP Phone, USB Phone, Wireless IP Phone, dan softphone. Berikut ini akan di jelaskan masing-masing pperangkat yang ada di sisi VoIP client tersebut.

  • Analog Telephone Adapter (ATA), merupakan perangkat yang memungkinkan kita untuk menggunkan telepon analog biasa menjadi telepon VoIP. Alat ini yang melakukan konversi dari sinyal suara yang berbentuk analog ke dalam bentuk digital. Pada ATA ini, kita dapat melakukan konfigurasi account VoIP yang kita miliki. Sambungan pada ATA adalah port phone (FXS) terhubung ke pesawat telepon dan port ethernet terhubung ke switch (LAN).
  • IP Phone berbentuk seperti telepon analog biasa, akan tetapi memiliki port yang lebih banyak. IP Phone ini secara langsung menggunakan kabel UTP yang terhubung ke LAN. Konfigurasi dari IP Phone ini biasanya dapat menggunakan komputer.

image047

Gambar ATA dan IP Phone

  • USB Phone berperan layaknya headset. Untuk dapat menggunakan USB Phone, maka kita harus menyambungkan USB Phone ini ke komputer atau laptop yang memiliki softphone yang compatible dengan USB phone tersebut.
  • Wireless IP Phone memiliki bentuk seperti handphone. Alat ini menggunakan koneksi wifi untuk dapat berkomunikasi. IP Phone dapat melakukan scanning terhadap SSID yang ada dan melakukan koneksi terhadap SSID tersebut, sehingga dapat melakukan registrasi ke server VoIP.

image050

Gambar USB Phone dan Wireless IP Phone

  • Softphone merupakan software aplikasi VoIP yang terinstall di komputer atau laptop. Saat ini telah ada softphone untuk dapat diinstall di PDA atau pocket PC, sehingga PDA atau pocket PC dapat digunakan untuk melakukan panggilan VoIP.

image053

Gambar Softphone

November 26, 2008 - Posted by | Aplikasi Jaringan | , , ,

1 Comment »

  1. Ayo Man balapan bikin blog yg bagus dan mantap isine….
    G’ hanya bisa ngomong ae, bisa nulis ya iya…
    Itung2 latihan ikut lomba karya tulis gtu.

    Arif Firmansyah.-

    Comment by Arif Firmansyah | November 26, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: